Hari Pertama :
kami mahasiswa kkn unpad 2009 berangkat dari kampus tercinta jam 8 pagi menuju kecamatan Cipatujah, desa Cipatujah, Tasikmalaya. Nyampe disana sekitar jam 14.00-an lah, itu juga udah pake berhenti bisnya di tmpt peristirahatan bis-bis gitu..
Luar biasa jalanannya, gue kira akses jalan menuju desa gue itu yaa ibarat desa, sebuah desa yang pedalaman banget, dan sepinya sepi bgt, dan oh my, ternyata ga kyk yg gue kira, jalanannya udah di beton cing, ga terlalu pedalaman, dan sepinya jg ralatif sih, yaa maksud gue sepi sih sepi, tp ga terlalu banget.. (lah? Eheheh)
Hari Kedua :
lari pagi dengan niat ke desa sebelah (Sindangkerta), akhrnya muter balik karena adasalah satu temen gue nanya ke warga di sela-sela perlarian kita (kalo jalan kan jadi ’perjalanan’) hohoh. masih 4 km lg jauhnya.. dengan semuanya berangggotakan 10 orang cowok di kelompok kkn gue, langsung pada lihat-lihatan dan rata-rata mempunya pemikiran yang sama. Apa itu? Yap! Kita bergegas langsung muter ditempat, dan melanjutkan lari pagi itu ke tempat penginapan kita. Jiahahahaha..
Eh tapi sehabis muter itu kita langsung belok ke pantai loh! Jangan salah... heheh, jadi kayak lari pagi di pantai gitu, wiiihh, mantaaap cuuuyy.. (wajib dicoba untuk kalian yang belum pernah coba! =)
Oh iya, ada alasannya juga kenapa kita langsung muter tau-tau ke desa Sindangkerta itu masih 4 KM lg jauhnya, yaitu karena jam 8-nya kita ada rapat pembagian kelompok gitu, tentang pembagian kuisioner kepada 150 kepala keluarga. Selesai rapat, Gue dan temen-temen ber-6 menjadi perwakilan untuk menghadap ke kepala desa dalam hal meminta perizinan tentang pembagian kuisioner tersebut ke masyarakat. Untung aja selagi ketemu kadesnya, tidak dipersulit dengan berbagai prosedur yang seperti kalo kita lagi nyebar-nyebarin proposal ke pihak sponsor. *fiuh*. Dari kantor kades (kira-kira udah masuk waktu zuhur seinget gue), gue ber-6 langsung buru-buru untu balik karena ada acara makan siang bareng. Sekumpulnya kita ber-29 orang di posko cewe, sambil nungguin masakan mateng yang dibikin sama temen-temen cewe yang sudah dibagi-bagi piket masak.., sembari nunggu, anak-anak sibuk dengan kegiatannya masing-masing ; ada yang buat rajutan-lah, main UNO-lah sampe teriak-teriak saking serunya :D , main game-lah di laptop masing-masing, dan sedangkan gue, menulis rangkaian cerita ini untuk dipostkan ke blog.. *sok rajin, hahaha
Masakan mateng, kita pun langsung ngantri di meja makan, sambil rebutan lauk-pauk yang aromanya udah ga bisa bikin toleransi lagi ke perut kita-kita. Makan..makan..makan.....akhrnya beres juga makan (lah cepet amat ris? Bodo ah, udh malem nih gue nulis ceritanya, jadi biar singkat-singkat aje yee, biar lu lu maya juga pada ga males baca ketele-telean gue.. oks! Ehehehe..)
Dari sana, gue balik ke penginapan dengan beberaa tmn gue (sisanya pada masih di posko cewe, biasa lah, pada baru kenal yaa pengennya deket-deket aja) gimana sih kalian! Kyk ga tau cowok aja yang baru kenal sm cewek! (lah jadi sewot ke pembaca gini gue?! Hehe, maafkan y.
Nyampe penginapan cowok, gue langsung tidur siang dengan tujuan menyiapkan tenaga disore hari untuk bermain ke pantai! (yah begitulah, semenjak tiba kemarin, hingga hari ini, serempak kita semua *anak-anak cowok* pada membuat jadwal yakni :
”SORE = PANTAI” Jadi, sorenya kita menjadi sekelompok katakanlah bolang, yap bnr bgt, bocah bolang! *lhoh? :D kenapa disebut bolang? Karena gue kira pada saat kita bermain sekarang ini, mirip banget dengan acara di salah satu stasiun tv swasta (itu juga karena selain muka kita udah cocok banget jadi model-model artis ’Bolang’ tersebut) hohoho.
Karena gue sm tmn-tmn mencari kepiting-kepiting laut yang niatnya kalo udah banyak mau untuk bakar-bakaran disuatu malam yang tidak tahu kapan pastinya.. selama pencarian kepiting, salah seorang temen gue membuka pembicaraan :
Temen gue : ”aku dan teman-teman ku, lagi menccari kepiting loh! Wah..seru sekali, ada yang besaaar banget”
masih Temen gue : ”ih lihat tuh temen-temen, kepitingnya masuk ke lubang itu” (dengan keadaan tmn-tmn gue lg pada membongkar lubang yang dimaksud”
(nah loh kan, kalian membayangkan kah acara apakah yang dimaksud?) hahahaha. Goblok ya? Begitulah tmn-tmn sepenanggunan gue di kkn desa cipatujah ini. *sangat menyedihkan kelakuannya. Yaah, semoga allah swt dapat memberi jalan yang lebih terang kepada kita.. *lah?! Hehehe
Temen gue yang lain : “heh, kepitingnya kita bawa aja ke kosan (jatinangor) ya elah, oleh-oleh kali! Hahahaha” ,
Tmn gue yang lain pun ikut nyaut, “biji mata loe kepiting! Nyampe nagrek paling udah keleyengan itu makhluk! *sprti kita ketahui bersama, bgmn jalannya ”elok2” cipatujah – jatinangor, hahaha
(ris, kok dari td lo nyebutin ’temen gue yang lain’ , ’temen gue yang lainnya lg’ , lama-lama ’temen gue yang lain dari pada yang lain’ lagi?! Zzzzzzzz *garing!* hehe.
Yaah knp gue nyebutnya bgitu? Karena oh because, gue lupa tmn gue yang ikut pada hari itu siapa-siapanya aja!) udah ah yg penting kalian bayangin aja ya.. oke? Siippp. ;)
Malamnya, sekitar pukul 21.30 di penginapan cowok, lagi ramenya kita bermain UNO, tiba-tiba salah seorang tmn gue yang pamit ke kamar mandi belakang berteriak : ”gawaaaaaaaat...!”
Gue & tmn2 lainnya yg msh main UNO : ”???>>>$#$#>#>!?? (dengan muka plontos bertanya-tanya ada apa gerhana? Eheh, gerangan mksd saya..*jayuuus!*)
Tmn gue yang pamit : ”gawat cuuuyy, si ujang lepas! Kabur..dia kabuuurr dari bak penampungan!!!”
Yap, ujang itu adalah tmn baru kita, yaitu seekor kepiting besar yang baru saja kita tangkap di sore tadi, *fyi : sore itu kita mendapat 3 kepiting terbesar dari yang besar-besar! :D sisanya ditinggal lg dipantai tersebut..
Naah, ujang ini lah salah satu kepiting yang paling besar! Yang kedua bernama asep, dan yang terakhir (yang paling kecil dari yang besar-besar) adalah cecep.
Langsung aja kita semua serentak bilang : ”yang bener lo? Yaah..harap-harap H2C deh gue tidur malam ini. Haduuhh.. ”
Kita semua membayangkan bgmn jika pada saat lelap kita nanti si ujang tiba-tiba masuk melalui kolong-kolong antara pintu dan lantai?? And..next? *kraaaaaaaaaaaaukkkk...haaaaaaaaaaaaaaaah, aaaaaaanuuuuuuuuuu gueeeeeeee!!??!*
Oh My GOOOODD !!! no no no no no..
Hari ketiga :
Hari ini gue dan semua temen kelompk\ok gue yang kurang lebih berjumlah 30 orang, memutuskan untuk menyebarkan kuisioner yang telah disediakan oleh LPM Unpad. Yap, tepat jam 09.00 pagi kita berkumpul di kantor kelurahan untuk meminta surat perizinan dari kepala desa yang telah kita minta kemarin sorenya. Ngumpul-ngumpul-ngumpul, bla bla bla ini iitu dan rapat kelompok kecil sebentar setelah dada pengarahan dari kordes gue, barulah jam 10.30 kita masing-masing kelompok kecil yang sudah di bagi-bagi per 5 orang, berangkat ke daerah-daerah di seluruh pelosok desa dengan pegangan terhadap 3 RT/RW setiap kelompok kecil tersebut, dengan memegang masing-masing 25 kuisioner /kelompok.
Kebetulan, kelompok gue kebagian mensurvei rt/rw yang yaa bisa dibilang ‘deket’ bgt dari rumah penginapan kita dibanding dengan kelompok lain. Nama-nama daerahnya yaitu Cikole, Tarisi, serta Gunung Batu.
Singkat cerita, (karena gue malas bertele-tele pada saat cerita) hahaha. Daerah Cikole pun sudah kita data untuk beberapa kuisioner. Dan selanjutnya kita langsung saja pergi ke daerah Tarisi (yaitu dimana daerah tersebut banyak dikelilingi pohon karet, kalo masyarakat sini sih nyebutnya daerah hutan karet, begitu konon anunya *lah?). didaerah sini pun kita bertemu / mewawancarai salah empat langsung dari ibu-ibu yang sedang ngumpul di pekarangan rumahnya. Beres ngewawancara kita disuguhin minuman, (ya allah, udah kelima kalinya gue disuguhin minuman hari ini setiap ke rumah warga! Maaaknyuuuss kembungnee! Pffftth). Langsung aja gue bertiga meminta izin pulang karena mengejar waktu mesti ke daerah satu lagi, yang dimana entah berada. Yap, gunung batu, sumpah, ketemu gang-nya aja udah batu-batu, pantesan ini nama daerah dinamain beginian! Hanyalah jalan setapak yang ada disana, *Cuma muat 1 motor dan 2 orang yang jalan jika bergandengan! Beeeuhh) dengan sekeliling jalan kebanyakan batu *yaa mksd gue disini bukan batuu to! Ya adalah banyak jg pohon2nya yang tinggi-tinggi kayak gedung di jakarta sana) hehe lebay dikit lah biar asik. Halah.
Sekitar ba’da ashar, kerjaan kita bertiga yang beginian usailah sudah. Gue dan temen gue, ipin dan fany berinisiatif untuk jalan-jalan sebentar ke desa sebelaah kita yaitu Desa Sindangkerta. Disana ada kelompok kkn yang lain yang beranggotakan hampir sama sekitar 30 orang. Langsung aja tanpa pikir panjang gue menggas motor sewaan kita yang penunjuk minyanknya itu masih berbatang-batang yang artinya, kalo kita balikin langsung ke empunya motor, sangatlah rugi kita karena sudah kami sewa 50rb + bensin untuk (padahal) setengah hari. :D
Sesampainya di desa sindangkerta, kita langsung bermain ke pantainya. Dan takjub karena pantai disana sangatlah elok dibanding di desa kita, Cipatujah. Disini (sindangkerta, red) terdapat karang-karang lumayan besar yang bisa dipergunakan oleh pengunjung untuk bermain-main disana, dan mencari-cari udang-udangan atau ikan-ikanan kalaupun ada di karang-karang tersebut. Tanpa baca basmallah (lah emangnya makan? Lhaaaa. Nggak untuk cuma makan juga kan bc basmalah? Hehe) pun kami bertiga berinisiatif untuk mengabadikan jejak kita disana. (yaa elo-elo pada tau, dari desa gue, Cipatujah ke Sindangkerta itu sekitar 5 km ran..dan nyewa motorpun itu juga sekali-sekali, karena mikir buat uang makan juga untuk selama 40hari kita disini!) huuhff..
Hari Ke-empat :
Seperti biasa, kita (anak-anak cowok, membangke di rumah penginapan) dari pagi hingga siang sekitar pukul 14.00. untung aja ada temen gue si mulyadi namanya, yap, mulyadi (trs napa??! Ya ga papa) hehehe. Nyeletuk : ”hayuk atuh lah kita ke luar, bosen euuy!!)
Anak-anak termasuk gue : ”yuk yuk yuk,.. bosen nih iya.,.”
Tmn gue yang paling besar ibarat kuda nil aja kegedean untuk dia : ”pantai yuk?? Main-main air kita, berenang-berenang dikit laaah,. Gmn cuy?”
Anak-anak : ”beeeeeeeeeuuhh!! Yoi yoi yoi, cakep tuh... brangkutttttt!!!!”
Akhrnya kita ber-sepuluh orang cowok bersiap bergegas, memakai sunblock! (lah? Ya iya dong, kan kami pria-pria takut dengan sinar UV gitu looo!) hahahah *najis hombreng cuihhh piiih!!#^%#$^#(!! :D
Yaah, lagi-lagi kesempatan kali inipun kita abadikan untuk sebagai kenang-kenangan dimasa yang mungkin bisa kita temui lagi disuatu saat yang kita belum tau kapan saat yang akan kita temui untuk dijadikan sebagai notalgiaan, (haduh ris! Muter-muter aje ngomongnye!) hehehe.. intinya, untuk masa tua nanti lah bisa ditujukan ke anak cucuk.. haaaauaaah ngemeng apaan sii lo ris ris..!!
*tidur! :D
No comments:
Post a Comment