Hei para blogger mania atau bolgwalking, saya punya beberapa point yang baru saja juga saya baca, dan saya minta izin dengan yang membuat kumpulan point-point pedoman hidup dibawah ini untuk saya ambil agar saya selalu baca ketika saya lupa pada nilai-nilai yang terkandung didalam kalimat dibawah ini untuk dapat selalu memotivasi diri saya sendiri khususnya, dan alhamdulillah bila kalian membaca ini juga dapat chemistrynya yaa, amin ya rabbal alamin. hehe :D
Oke silahkan simak beberapa quote yang terdapat pada petikan film Kungfu Panda dibawah ini :
“There is no secret ingredients, The secret is in you” ( jawaban sang ayah ketika Po bertanya kepada ayahnya, apa rahasia yg membuat setiap orang menyukai mie buatan ayahnya )
Maksud yang tertuang: Tidak ada kriteria tertentu untuk menjadi hebat, tidak perlu banyak persyaratan untuk menjadi lebih baik, tidak ada rahasia apapun yang membuat seseorang menjadi besar, berdoa dan lakukan usaha yang terbaik, maka siapapun bisa menjadi apa yang mereka banggakan!!
“Yesterday is History, tomorrow is a mystery, but today is a gift, that is why it’s called a present” ( Kata-kata Bijak master oogway kepada Po, ketika Po merasa dirinya tak berguna )
Maksud yang tertuang: Kemarin adalah sejarah, besok adalah misteri, tapi hari ini adalah anugerah, pengalaman yang telah lalu biarlah berlalu, jadikan pelajaran untuk bisa berbuat lebih baik, dan jangan cemaskan hari esok, tak usah berharap untuk berlari mengejar esok yang penuh misteri, berjalanlah perlahan menyelesaikan hari, dan percayalah bahwa hari ini merupakan anugerah.
"The Real Warrior never quit” ( canda Master Syifu kepada Po, disela-sela mengajari Po kungfu )
Maksud yang tertuang: Pejuang sejati tidak mengenal kata menyerah, jika ingin berhasil dalam hal apapun, kita harus punya mental kuat dan sikap pantang menyerah.
“You Have to believe, Just believe” ( kata kata Master Oogway untuk meyakinkan Master Shifu bahwa dibalik kelemahan PO terdapat kekuatan hebat )
Maksud yang tertuang: Jika tidak percaya, maka hal apapun tidak akan terjadi, percaya terlebih dahulu dan teguhkan niat sebelum membuat semuanya terjadi.
"The secret to be special is you have to believe you're special".
Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong.
Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri.
Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang
spesial. Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master Oogway, You just need to believe!
(courtesy from http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9528928 )
Tuesday, November 08, 2011
Wednesday, November 02, 2011
The Sixth Month
Hai blog, kali ini gue mau cerita tentang menghadapi kenyataan hidup. Yeah, it's a real life! ha ha ha.
Semenjak gue menyandang sebuah gelar untuk memperpanjang nama gue sendiri, terhitung sejak bulan Mei 2011 kemarin, hingga detik gue menulis ini, GUE pun belum mendapat suatu pekerjaan yang bisa membuat diri gue busy, more attractive or more energetic! not yet!
Bila waktu kegalauan gue datang (dan itu bisa everytime and everywhere loh!) gue langsung tertunduk, menyadari bahwa gue hanyalah seorang yang belum beruntung dari yang lain. Dan gue kalau gue iri! gue iri apa yang telah orang lain dapatkan, khususnya dalam hal pekerjaan. Disisi lain tapi gue senang orang tersebut bisa mendapat pekerjaan dengan jalannya masing-masing, mmm, mungkin bisa dibilang their fate only more fortunate than I. hahaha :|
Bulan ini adalah bulan ke-6 gue menyandang gelar 'pengangguran'! Ya, 6 bulan sudah gue belum mendapatkan pekerjaan. Banyak macam psikotest dan interview udah gue lalui, tapi hasilnya? tetap saja saya masih belum bisa menembus atau mendapatkan posisi yang ditawarkan tersebut. Meskipun gue yakin bahwa yang diatas telah mengatur nasib gue, pekerjaan gue, atau kebahagiaan gue, gue cuma emang pengen berbagi apa yang gue rasain sekarang ini! at the moment! can you imagine that some people in around you, have a job, and they can plan to their future life! While I? gimana mau merencanakan sebuah rencana apa kedepannya yang ingin dicapai? kalau sampai saat ini I haven't a job yet! I need a job to improve my ability, so that I can imagine what the next steps will I plan to do?
Why the peoples seems that they're very easy to got a job? but I was not so.. :(
I'm so envy, but probably it can makes me a stong people to deal with these real life!
God, I just want to get a job earlier. Because I have some plan what I plan to do, obiter that I want to live independently. Please, give me a job which suitable with my passion. :(
Semenjak gue menyandang sebuah gelar untuk memperpanjang nama gue sendiri, terhitung sejak bulan Mei 2011 kemarin, hingga detik gue menulis ini, GUE pun belum mendapat suatu pekerjaan yang bisa membuat diri gue busy, more attractive or more energetic! not yet!
Bila waktu kegalauan gue datang (dan itu bisa everytime and everywhere loh!) gue langsung tertunduk, menyadari bahwa gue hanyalah seorang yang belum beruntung dari yang lain. Dan gue kalau gue iri! gue iri apa yang telah orang lain dapatkan, khususnya dalam hal pekerjaan. Disisi lain tapi gue senang orang tersebut bisa mendapat pekerjaan dengan jalannya masing-masing, mmm, mungkin bisa dibilang their fate only more fortunate than I. hahaha :|
Bulan ini adalah bulan ke-6 gue menyandang gelar 'pengangguran'! Ya, 6 bulan sudah gue belum mendapatkan pekerjaan. Banyak macam psikotest dan interview udah gue lalui, tapi hasilnya? tetap saja saya masih belum bisa menembus atau mendapatkan posisi yang ditawarkan tersebut. Meskipun gue yakin bahwa yang diatas telah mengatur nasib gue, pekerjaan gue, atau kebahagiaan gue, gue cuma emang pengen berbagi apa yang gue rasain sekarang ini! at the moment! can you imagine that some people in around you, have a job, and they can plan to their future life! While I? gimana mau merencanakan sebuah rencana apa kedepannya yang ingin dicapai? kalau sampai saat ini I haven't a job yet! I need a job to improve my ability, so that I can imagine what the next steps will I plan to do?
Why the peoples seems that they're very easy to got a job? but I was not so.. :(
I'm so envy, but probably it can makes me a stong people to deal with these real life!
God, I just want to get a job earlier. Because I have some plan what I plan to do, obiter that I want to live independently. Please, give me a job which suitable with my passion. :(
Wednesday, October 19, 2011
Dengan cara yang sederhana
Aku hanya ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana, dengan kebahagian yang kuberikan di setiap kesedihanmu,
Aku hanya ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana, dengan sisa usiaku yang kuberikan untuk menemani hidupmu,
Aku hanya ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana, dengan senyuman yang kuberikan untuk menghilangkan kekhawatiran dan ketakutanmu,
Aku hanya ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana, dengan diriku seutuhnya yang kuberikan suatu hari nanti untuk membuatnya nyaman (tenang) serta melupakan semua kegundahanmu,
Dan yang terakhir,
Aku hanya ingin mencintainya dengan cara yang sederhana, dengan doa-doaku yang kuberikan agar Engkau selalu menjaganya dalam situasi dan kondisi apapun ya Rabb, bahkan dalam tidurnya sekalipun, amin.
Aku hanya ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana, dengan sisa usiaku yang kuberikan untuk menemani hidupmu,
Aku hanya ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana, dengan senyuman yang kuberikan untuk menghilangkan kekhawatiran dan ketakutanmu,
Aku hanya ingin mencintaimu dengan cara yang sederhana, dengan diriku seutuhnya yang kuberikan suatu hari nanti untuk membuatnya nyaman (tenang) serta melupakan semua kegundahanmu,
Dan yang terakhir,
Aku hanya ingin mencintainya dengan cara yang sederhana, dengan doa-doaku yang kuberikan agar Engkau selalu menjaganya dalam situasi dan kondisi apapun ya Rabb, bahkan dalam tidurnya sekalipun, amin.
Monday, September 19, 2011
Quotes songs
"I can't keep your voice out of my head
All I hear are many echoes of
The darkest words you said
And it's driving me crazy
I can't find the best in all of this
But I'm always looking out for you
'Cause you're the one I miss
And it's driving me crazy"
(After Midnight - Blink 182)
Saturday, September 17, 2011
Love is how we comprehend, isn't it?
Woooi blog! mau gue maki ga? hehehe :p
Kenapa gue selalu memikirkan tentang dia? (pada suatu waktu)!
dan itu perlu waktu yang lama buat tidak mengingatnya lagi!?
Emang unik ya manusia itu diciptakan. Gue bersyukur kok diciptakan seperti ini, tapi dari sudut pandang lain, kenapa gue bisa seperti ini orangnya? kenapa gue ga bisa seperti orang-orang lain? yang menganggap suatu masalah itu tidak harus dengan cara selalu dipikirkan, mengikuti kemana arusnya mengalir. Tapi, buat gue? Gue belum bisa ngelakuin kayak gitu?
Haa?
Situasi yang ada sekarang masih membuat gue nyaman, iya bener, nyaman-nyaman aja tuh. Bahkan kalau ada some parts are missing itu malah kayak aneh aja. Kayak ga seperti hari-hari sebelumnya. Tapi, gue ga tau situasi yang disana, apakah kayak gue? or Is she still pretend with me? Gue tau kok, semuanya pasti ada perubahan dalam kehidupan ini, dari yang nyaman bisa menjadi ga nyaman dan begitu sebaliknya. Dari yang ada menjadi tidak ada dan begitu pula sebaliknya.
Gue tau semua pikiran orang itu berbeda-beda, tapi gue selalu berpikir kenapa dengan pikiran yang berbeda-beda, perasaan yang berbeda-beda tidak bisa membuat itu menjadi satu, kan satu sama lain berbeda nih, tapi kenapa enggak berupaya untuk melengkapi semuanya itu, perbedaan yang ada, sehingga menjadi lengkap dari semua perbedaan yang entah berapa jumlahnya satu sama lain? haah?
I just don't know where the current direction is taking me. And there are always twist and turns but I still felt comfortable with it. :)
because love is how we comprehend, isn't it?
Thursday, September 15, 2011
Belasan Tahun Lamanya
Akhirnya,
Setelah sekian belasan tahun lamanya, pada hari ini gue bertemu sepupu gue yang sedang pergi berlibur ke Indonesia untuk pertama kalinya (kalau ga salah) semenjak om, tante gue sekeluarga pindah kesana beberapa belasan tahun silam. Dan hari ini, gue baru ketemu lagi dengan kakak sepupu gue (kak Ika). Dia lagi berlibur ke Indo sekitar 2 mingguan disini dengan suami nya.
Karena terakhir kita ketemuannya itu masih kecil-kecil banget, (dan pastinya gue lupa, udah pernah main apa dan kejadian-kejadian apa aja selama waktu gue kecil bareng mereka) gue cuma inget tempat terakhir kali kita bertemu sama om, tante, kak Ika & Nadia (adek nya) itu di salah satu Mess BUMN di bilangan Setiabudi, Bandung, dimana bumn tsb pada waktu itu adalah tempat kantor Bunda.
Gilaaaa, udah lamaaaa bangetttt!! dan gue senengg bangett, walaupun cuma nemenin Bunda, Kak Ika dan suaminya (Bang Toto) serta orangtua nya jalan-jalan pergi berbelanja ke salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta (ITC Mangdu). Kata bunda, kak Ika penasaran dengan yang namanya Mangdu, salah satu tempat belanja yang notabennya untuk remaja gadis/ibu-ibu membeli tas-dompet-sepatu dan apa lah itu ada semua disana mungkin. Dengan tawaran harga yang menurut mereka itu sangat-sangat murah/miring banget. Yaa memang benar kebanyakan barang yang dijual disana bukan ASLI, tapi replika yang menyandang level KW1 SUPEEER BANGET (kalau kata mas2/mbak2 yg jual) hahahhaha.
udah ah, tiba-tiba gue skip mau nyambungin kemana lagi jalan ceritanya. Ntar kalau udah keingetan, dan gak lupa gue tulis kesini, pasti gue 'edit' kok post ini. hehehe.
Oke deh, see ya! :D
Friday, August 26, 2011
Hidup Itu Tentang Bagaimana Caranya Kita Bersyukur
Lo selalu bersyukur ga apa yang lo dapat selama ini?
Karena gue mau cerita tentang hidup.
Ya, kita hidup di dunia itu gue rasa hanya melatih kita untuk selalu bersyukur. Yang pasti bersyukur kepada-Nya yang telah memberi nikmat dan karunia di muka bumi ini.
Makanya gue bertanya kepada kalian, sudah sejauh mana ya kita bersyukur atas apa yang Allah berikan kepada kita?
Ambil cerita dalam kehidupan gue. Ambil aja cerita dibawah judul ini, naah, gue merasakan begitu dahsyat apa yang gue rasakan kepada lawan jenis gue? (mungkin kalian juga pernah merasakannya, bukan?) :)
Dari sana Alhamdulillah gue selalu sempat bersyukur untuk hal itu, untuk semua yang gue rasakan.
Coba kalau gue tiba-tiba ga bisa merasakan nikmatnya perasaan ketika kita jatuh cinta? (coba kalian bayangin, hiii, basi banget kan hidup kalau begitu? hahaha)
Terus, lo bersyukur ga?
Lo mempunyai orang-orang disekitar lo, lo dikatakan cukup mampu daripada disekeliling lo? (jangan liat yang setara/sederajat aja lingkungannya!) coba tengok ke bawah! (Deg!) bener kan? masih banyak yang kurang beruntung daripada kita, masih banyak yang masih belum bisa merasakan seperti kita, masih banyak yang belum dapat apa yang mereka inginkan (kehidupan standart, jangan lebih-lebih ke atas, cukup punya rumah saja, mmm terlalu mewah sepertinya, ok, cukup punya baju sendiri aja untuk sehari-hari, masih banyak yang belum bisa memilikinya. Bener kan?)
Dan gue bersyukur masih dapat memberi perhatian dan rasa sayang kepada orang yang gue sayangi itu. Meskipun ada banyak meskipun.. #eeaa. hahaha.
Tapi tolong dilihat dari segi positifnya yaa.. ;)
Jadi, pada setuju kan kalau hidup ini itu mengajarkan bagaimana kita untuk menjadi orang yang selalu bersyukur kepada-Nya? :)
Karena gue mau cerita tentang hidup.
Ya, kita hidup di dunia itu gue rasa hanya melatih kita untuk selalu bersyukur. Yang pasti bersyukur kepada-Nya yang telah memberi nikmat dan karunia di muka bumi ini.
Makanya gue bertanya kepada kalian, sudah sejauh mana ya kita bersyukur atas apa yang Allah berikan kepada kita?
Ambil cerita dalam kehidupan gue. Ambil aja cerita dibawah judul ini, naah, gue merasakan begitu dahsyat apa yang gue rasakan kepada lawan jenis gue? (mungkin kalian juga pernah merasakannya, bukan?) :)
Dari sana Alhamdulillah gue selalu sempat bersyukur untuk hal itu, untuk semua yang gue rasakan.
Coba kalau gue tiba-tiba ga bisa merasakan nikmatnya perasaan ketika kita jatuh cinta? (coba kalian bayangin, hiii, basi banget kan hidup kalau begitu? hahaha)
Terus, lo bersyukur ga?
Lo mempunyai orang-orang disekitar lo, lo dikatakan cukup mampu daripada disekeliling lo? (jangan liat yang setara/sederajat aja lingkungannya!) coba tengok ke bawah! (Deg!) bener kan? masih banyak yang kurang beruntung daripada kita, masih banyak yang masih belum bisa merasakan seperti kita, masih banyak yang belum dapat apa yang mereka inginkan (kehidupan standart, jangan lebih-lebih ke atas, cukup punya rumah saja, mmm terlalu mewah sepertinya, ok, cukup punya baju sendiri aja untuk sehari-hari, masih banyak yang belum bisa memilikinya. Bener kan?)
Dan gue bersyukur masih dapat memberi perhatian dan rasa sayang kepada orang yang gue sayangi itu. Meskipun ada banyak meskipun.. #eeaa. hahaha.
Tapi tolong dilihat dari segi positifnya yaa.. ;)
Jadi, pada setuju kan kalau hidup ini itu mengajarkan bagaimana kita untuk menjadi orang yang selalu bersyukur kepada-Nya? :)
Bagaimana selanjutnya
Ingin rasanya mengirim sms atau meneleponnya.
Hanya ingin mendengar suaranya serta menghabiskan waktu untuk bertukar cerita dengannya, tentang yang lalu, sekarang, bahkan esok sekali pun.
Sambil bercanda, berejek-ejekan, bertukar-pikiran, berkhayal hingga beradu pendapat, atau mungkin beromantis-ria? hahaha. Mungkin rasanya akan sangat menyenangkan bagiku.
Dulu (ketika gue masih kuliah *ngerjain skripsi*, gue berpikir ketika kita berdua pada akhirnya memilih untuk merehatkan hubungan kami, ada bayangan dimana setelah skripsi gue kelar, selesai, sidang, terus lulus, otomatis meninggalkan daerah Jatinangor = kembali ke rumah = akan sangat jarang bertemu dengannya, dengan orang yang selama gue dikampus, gue baru merasakan fall in love, ya., gue jatuh cinta dengannya. Itu pertama kali gue jatuh cinta selama gue kuliah), sempat terpikir oleh gue, suatu saat dimana gue udah ga di Jatinangor lagi, gak tinggal di kosan gue lagi, (sementara dia angkatan 2008 di salah satu fakultas ternama juga di kampus gue) hubungan gue dengannya akan menjadi renggang, sangat renggang, dan gue akan benar-benar kehilangannya. (Itu pemikiran gue dulu, ok mari kita bandingkan dengan sekarang)
Dan sekarang pun tiba, dimana gue udah balik ke habitat awal gue a.k.a rumah gue dibilangan selatan Jakarta. Apa yang dulu gue sempat pikir, sepertinya itu benar. Merasa dia tidak ingin gue ganggu, merasa dia agak berjaga-jarak dengan gue, dan selalu menutup hatinya buat gue. Hmm. Kalau saja kalian merasakan sayang terhadap orang yang tadinya pacar kita, secara break nya itu dengan cara baik-baik, tapi elo masih nyimpen dalem bgt perasaan lo ke dia? elo masih sayang sama dia, elo masih ingin berbagi sama dia tentang apa aja yang elo lalui di hari yang lalu, sekarang, maupun yg akan datang. Dimana semua kelemahan lo, keberhasilan lo, kesedihan lo, kesenangan lo, dan semuanya pengen lo ceritain hanya ke dia, hanya ke dia yang tahu siapa kita, kareka elo udah percaya dengannya kalau semua cerita itu akan aman dengannya. (silahkan bayangin saja sendiri bagaimana-bagaimanya ya)
Gue selalu gagal dalam hubungan cinta. Mungkin saja karena gue yang enggak tahu bagaimana caranya untuk membahagiakan pasangan? memperlakukan wanita dengan benar? atau memang karena dia yang ga yakin dengan gue? Ya, mungkin ini bisa saja dibilang masalah beda keyakinan. Maksudnya gini, gue yakin dengannya, tapi dia ga yakin dengan gue. Dengan apa pun yang akan terjadi dalam kehidupan gue kedepannya. hehehe.
Dan sampai saat ini pun, gue masih berniat untuk mengembalikan hubungan kami.
Ada yang bilang kalau tipe orang kayak dia itu sangat pemilih untuk pasangannya, entah itu ber-title lah, entah itu harus kayak gini lah, kayak gitu lah, tapi kalau pikiran gue kesana, gue selalu mematahkan pikiran itu, kalau gue yakin dia bukan salah satu orang yang kayak gitu. ya gue yakin bgt dia bukan kyk gitu!
Yang berikutnya adalah masih adakah kesempatan lagi untuk gue membuktikan semuanya kalau gue sangat sayang kepadanya? (pasti ada atau ga akan ada lagi ris).
Gue: masih terdiam.
Kalau ada waktu dan kesempatan lagi untuk ketemu dengannya, seharian atau beberapa hari, ingin rasanya bilang, "Apakah kamu siap untuk hidup dengan aku yang begini, yang masih miskin dan masih jauh hidup dari yang serba berkecukupan?"
Sangat ingin mendengar apa yang akan dijawabnya.
(Oh iya, bagian ini editan baru dari yang sebelumnya)
Hanya ingin mendengar suaranya serta menghabiskan waktu untuk bertukar cerita dengannya, tentang yang lalu, sekarang, bahkan esok sekali pun.
Sambil bercanda, berejek-ejekan, bertukar-pikiran, berkhayal hingga beradu pendapat, atau mungkin beromantis-ria? hahaha. Mungkin rasanya akan sangat menyenangkan bagiku.
Dulu (ketika gue masih kuliah *ngerjain skripsi*, gue berpikir ketika kita berdua pada akhirnya memilih untuk merehatkan hubungan kami, ada bayangan dimana setelah skripsi gue kelar, selesai, sidang, terus lulus, otomatis meninggalkan daerah Jatinangor = kembali ke rumah = akan sangat jarang bertemu dengannya, dengan orang yang selama gue dikampus, gue baru merasakan fall in love, ya., gue jatuh cinta dengannya. Itu pertama kali gue jatuh cinta selama gue kuliah), sempat terpikir oleh gue, suatu saat dimana gue udah ga di Jatinangor lagi, gak tinggal di kosan gue lagi, (sementara dia angkatan 2008 di salah satu fakultas ternama juga di kampus gue) hubungan gue dengannya akan menjadi renggang, sangat renggang, dan gue akan benar-benar kehilangannya. (Itu pemikiran gue dulu, ok mari kita bandingkan dengan sekarang)
Dan sekarang pun tiba, dimana gue udah balik ke habitat awal gue a.k.a rumah gue dibilangan selatan Jakarta. Apa yang dulu gue sempat pikir, sepertinya itu benar. Merasa dia tidak ingin gue ganggu, merasa dia agak berjaga-jarak dengan gue, dan selalu menutup hatinya buat gue. Hmm. Kalau saja kalian merasakan sayang terhadap orang yang tadinya pacar kita, secara break nya itu dengan cara baik-baik, tapi elo masih nyimpen dalem bgt perasaan lo ke dia? elo masih sayang sama dia, elo masih ingin berbagi sama dia tentang apa aja yang elo lalui di hari yang lalu, sekarang, maupun yg akan datang. Dimana semua kelemahan lo, keberhasilan lo, kesedihan lo, kesenangan lo, dan semuanya pengen lo ceritain hanya ke dia, hanya ke dia yang tahu siapa kita, kareka elo udah percaya dengannya kalau semua cerita itu akan aman dengannya. (silahkan bayangin saja sendiri bagaimana-bagaimanya ya)
Gue selalu gagal dalam hubungan cinta. Mungkin saja karena gue yang enggak tahu bagaimana caranya untuk membahagiakan pasangan? memperlakukan wanita dengan benar? atau memang karena dia yang ga yakin dengan gue? Ya, mungkin ini bisa saja dibilang masalah beda keyakinan. Maksudnya gini, gue yakin dengannya, tapi dia ga yakin dengan gue. Dengan apa pun yang akan terjadi dalam kehidupan gue kedepannya. hehehe.
Dan sampai saat ini pun, gue masih berniat untuk mengembalikan hubungan kami.
Ada yang bilang kalau tipe orang kayak dia itu sangat pemilih untuk pasangannya, entah itu ber-title lah, entah itu harus kayak gini lah, kayak gitu lah, tapi kalau pikiran gue kesana, gue selalu mematahkan pikiran itu, kalau gue yakin dia bukan salah satu orang yang kayak gitu. ya gue yakin bgt dia bukan kyk gitu!
Yang berikutnya adalah masih adakah kesempatan lagi untuk gue membuktikan semuanya kalau gue sangat sayang kepadanya? (pasti ada atau ga akan ada lagi ris).
Gue: masih terdiam.
Kalau ada waktu dan kesempatan lagi untuk ketemu dengannya, seharian atau beberapa hari, ingin rasanya bilang, "Apakah kamu siap untuk hidup dengan aku yang begini, yang masih miskin dan masih jauh hidup dari yang serba berkecukupan?"
Sangat ingin mendengar apa yang akan dijawabnya.
(Oh iya, bagian ini editan baru dari yang sebelumnya)
Tuesday, August 23, 2011
My Prejudice
Cukup langsing, lucu, dan menyenangkan.
Dia adalah orang yang selalu berubah. Jika ia marah, ia tidak akan memperlihatkannya dan akan memendamnya sendiri, mungkin dalam waktu yang lama. Bila ia memang benar-benar marah kepada seseorang mungkin orang tersebut akan menjadi orang asing dimatanya. Namun, disisi lain ia adalah orang yang sabar, tetapi selalu membutuhkan hal yang baru yang dapat menarik perhatiannya. Seorang yang tidak suka rapat berlama-lama atau bertele-tele. Mungkin saja hari ini ia suka kepada seseorang, tapi untuk esok hari ia bertindak seakan-akan tidak pernah suka terhadap orang tersebut.
Dari sudut pandang yang berbeda, ia merasa lebih puas ketika berhasil mencapai tujuannya dari pada hidup di tengah kemewahan. Baginya, uang bukan faktor paling penting dalam kehidupan.
Cinta ada dikepalanya, tapi kebebasan ada didalam jiwanya. Mungkin karena ia memiliki ide tersendiri mengenai cinta dan takut untuk menunjukkan perasaannya yang paling dalam. Ia bukan orang yang suka berbicara mengenai cinta, tetapi ia memiliki cara yang khusus untuk menunjukkannya. Tak seorang pun yang tahu akan hal itu.
Ia tidak suka dipaksa, Ia lebih senang bila diberi kebebasan dengan dunianya. Ia selalu berpikir bahwa segala sesuatu harus dilakukan demi sebuah 'Kebahagiaan'. Ia orang yang simpel dan sangat sederhana.
Ia dapat menjadi orang yang manis dan lucu tetapi kemudian menjadi orang yang dingin dan keras kepala. Ia memiliki gaya tersendiri yang tidak dipunya oleh wanita lainnya.
Mungkin inilah saatnya untuk membiarkannya memiliki saat pribadinya.
Wow, anda benar-benar membuat dan membawa saya ke dalam sana. :))
Tuesday, June 28, 2011
Won't you?
I couldn't make you happy and make your dreams come true.
Nothing that I could do, now.
To make you feel my love.
So I can tell you that I was wrong,
Maybe, I was a plain, but now I'm willing to learn,
I'll be waiting for you when you're ready to love me again,
I put my hands up,
I'll do everything different,
I'll be better to you. . .
But, I don't know
And I can't guess
If it's gonna be OK
But now my last wish
Is that you do this with me
Won't you do it for me now?
Could you believe me?
Sunday, June 26, 2011
Pertama di 2011
Setelah sekian menit gue ngamatin cerita yang pernah gue buat di blog ini, baru nyadar kalau absen gue udah lama banget di blog. Sepertinya efek penelitian gue itu deh, jadi ga sempet-sempet untuk bagi cerita selama gue penelitian (menyusun Skripsi!) hehe. mmm, bbrp hari ke depan gue posting lg deh rekaman cerita-cerita yang gue inget. :D
Oh ya, tulisan yang sangat "nyampah" ini menjadi tulisan pertama gue di tahun 2011! hahaha..
Subscribe to:
Posts (Atom)