Saturday, June 26, 2010

Tidung Island #1

"Gimana niih? jadii kita berangkat ke Tidung? aku sih bebas, kalo brgkt udh siap, kalo ga jd pun ya gpp" tanyaku kepada mereka berenam (Amik, Aiey, Agunk, Rico, Yulia, Budi).
yap, spt halnya kalian yg sdg mbaca tulisan ini, pasti pada setuju dengan pernyataan "liburan tuh seharusnya jgn di rencanain, enakan yg dadakan!" karena kebanyakan apa yg tlh direncanain pasti ujungnya gagal. hehe
rencana kita ini sih hampir, hampir gagal, krn byk hal yg tak terduga kedepannya, namun dengan tekad yg kuat karena kita sdh selalu mengundur2 keberangkatan liburan ini, kami pun memutuskan utk ttp pergi ksana walau berbagai kendala.

Tiba lah kita di pelosok jakarta, Muara Angke-lah namanya. berangkat sore dari Kota Kembang dimana kami berada (alias, kuliah di salah satu universitas negeri disana) yaa Kota Kembang Coret lah.. (kalo kalian ank kampus gue, pasti tau istilah ini, hahaha)
dengan modal yang ga banyak2 bgt, bahkan bisa dibilang pas-pasan (itu kalo gue, kalo yg lain, mmm ada yg ngepas2 juga, ada yg mungkin mbawa lebih dari yg gue punya).

Bermodal Bis Primajasa yang mengantar kami sebelum tiba ke pelosok ibukota tsbt, lalu dilanjutkan dengan menaiki Transjakarta dan mengecer Angkutan B01 setelah turun dari kendaraan rakyat yang diberi pemerintah beberapa tahun silam. :)
sampailah kami bertujuh ke daerah ini, daerah dimana salah satu sentra penangkapan ikan untuk memasok kebutuhan perikanan di ibukota. Muara Angke, tempat yang asing bagi kami semua memasuki daerah ini, dengan semangat tak kunjung padam untuk segera mungkin sampai ke tujuan kita, Pulau Tidung yang kata-katanya indah nian tempatnya ga bakal rugi kalo kesana, kami pun rela berbondong-bondong menginap di Masjid raya yang kebetulan berada tidak jauh dari pelabuhan. (ya, ingat, kami semua hanya membawa uang pas-pasan, ya kalo ada lebih, itu pun buat jaga2, jadi kami tidak bermaksud menginap di penginapan yg berada di daerah pinggiran ibukota ini, maka dari itu kami memutuskan untuk menjadi 'penjaga masjid' katakanlah, hahaha)

Masjid ini besar (namanya juga Masjid Raya riiiss!) hehe, tidur pun amat sangaaaat nyenyak sekali disana (zzzz, tapi boong, iya bgt gue nyenyak tidur, berantem sama nyamuk ada kali seratusan gue gampar2in muka! *lebay) :))
Beberapa saat kami melepas lelah di masjid itu, gue pun memutuskan untuk mengecek ke pelabuhan, bertanya-tanya untuk mencari kepastian jam brpkah kapal yang akan mengantarkan kami ke pulau tidung. Budi pun aku ajak untuk menemaniku ke pelabuhan (ga asik aja kalo sendiri, ga ada tmn ngobrol, bukannya ngeles takut nih, hoooh)

Becek-becek ria pd mlm itu kami berdua, air yang entah apa warnanya (pdhl item sih wrnanya) dicampur baur dengan bau yang amaattlah "menyejukkan" hidung kami diperjalanan.
(sumpaah! bauunyeeee minta gue guyur ke badan! zzzzz) ga ga ga, sangat amis!!! iuuwwh..
akhrnya, stlh semua penderitaan itu berlalu, kami pun mdpt kepastian dari orang-orang setempat, bahwa kiranya kapal-kapal tersebut berangkat menyebrang sktr pukul 7 atw sthg 8an.
gue sm budi, lgsg segera kembali ke masjid serta memberitahukan kabar baik ini ke tmn-tmn lainnya.
(eh sbntr, gue main cerita-cerita aja nih ya? tp kalian udh tau nama saya siapa? udah kan ya? kan ada di judul blog? oke? siipp) hehe..
sesampainya di Masjid,.
Yulia : "pa, gmn? jadinya bsk jam brp? tadi disana gmn? (mksdnya disana, di pelabuhan)"
Gue : "iya, jd bsk kita jam 6 lah paling lmbt udh pergi dr sini (Masjid), soalnya kapal jam 7an brgkt ktnya, drpd ketinggalan? ya ga? oh iya, dipelabuhan? yaa nikmatin sendiri aja yaaa.. hahaha" disambung dengan budi yang bergalak-galak mengikuti tawaku.
Yulia, Aiey, Amik : (sepertinya mereka merasakan ada yang tidak enak mendengar penjelasan kami tadi) hihihi.
catatan: ongkos untuk hari ini kami habis perorang sekitar Rp 40.000 dari Bandung hingga Muara Angke ini. :)
dengan rincian :
1. Angkot (dari tempat kami ke tempat nunggu bis Primajasa) : Rp 2000/org
2. Bis Primajasa (sampai ke terminal Lb.Bulus) : Rp 26000/org
3. TransJakarta (sampai ke Halte Jelambar *deket Kampus Trisakti-Grogol) : Rp 3500/org
4. Angkot B01 (dari Jelambar tersebut hingga ke Muara Angke) : Rp 4000/org
jadi totalnya sekian lah. makanya gue buletin biar gampang, segitu.. hehe

ini foto-foto kita di Masjid Raya Muara Angke, beberapa saat setelah bersih-bersih dan beres-beres. hehe
(ane yang make baju Biru gan) :)
kalo disini gue yang baju coklat lagi takbir tuh tangannya.. hoho (numpang eksis lah) :D

No comments: